MEDAN -- Menteri
Pertanian Suswono menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Pekan Flori dan
Flora Nasional (PF2N) 2012, yang dilaksanakan di Kota Medan pada tanggal 20 –
24 Juni 2012. PF2N tahun ini menurutnya begitu istimewa karena diselenggarakan
bersamaan dengan momentum Visit Medan Year 2012 serta dalam rangkaian acara
Ulang Tahun Kota Medan ke- 422.
Karena itu, Suswono berharap PF2N 2012 dapat menjadi ajang promosi nasional yang bertaraf internasional untuk mempromosikan aneka produk hortikultura dan potensi hortikultura nasional, serta perkembangan teknologi kepada masyarakat umum.
Karena itu, Suswono berharap PF2N 2012 dapat menjadi ajang promosi nasional yang bertaraf internasional untuk mempromosikan aneka produk hortikultura dan potensi hortikultura nasional, serta perkembangan teknologi kepada masyarakat umum.
“Melalui PF2N 2012
ini, saya berharap hortikultura Indonesia dapat berperan mendukung terwujudnya
sasaran Indonesia sehat 2020 dan berperan dalam pertumbuhan “green economy”
serta ikut aktif menjadikan Indonesia hijau dan lingkungan yang lestari”,
tambahnya.
Lebih lanjut, Suswono
menjelaskan bahwa beberapa dekade terakhir, produksi hortikultura nusantara
telah meningkat sebagai dampak positif dari aktivitas para pelaku usaha
hortikultura yang sudah menerapkan budidaya yang baik dan pascapanen yang baik
pula. Kementerian Pertanian pun tidak henti-hentinya mengawal upaya
pemberdayaan kelembagaan petani, penguatan kemitraan usaha yang saling
menguntungkan, dukungan teknologi dan informasi hingga ke pembangunan
infrastruktur hortikultura yang dapat meningkatkan produktivitas dan mutu
produk, baik untuk konsumsi domestik maupun untuk substitusi impor dan
penguatan ekspor.
Selanjutnya, Mentan
menegaskan bahwa peningkatan daya saing produk hortikultura nusantara adalah
sudah menjadi keharusan. “Salah satu tantangan kita adalah bagaimana menekan
impor dan sekaligus juga meningktkan ekspor. Selain itu juga perlu ada
pembenahan dalam hal produksi selain berupaya keras membenahi sisi logistik,
menjamin distribusi buah-buahan ke pasar dengan biaya transport dan handling
terjangkau, serta sistem perdagangan yang kondusif, yang berpihak kepada petani
agar petani lebih bersemangat untuk menghasilkan produk bermutu prima”, Tegas
Suswono.
Sementara itu,
Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya
mengatakan, dipilihnya Sumatera Utara khususnya Kota Medan sebagai tuan rumah
PF2N 2012 adalah sebuah kehormatan mengingat even ini bertaraf nasional.
Apalagi lanjut dia, PF2N merupakan ajang promosi hortikultura Indonesia.
Sumatera Utara sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu daerah sentra
hortikultura di Indonesia. Bahkan produk hortikultura Sumatera Utara seperti
buah-buahan dan sayuran, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri tapi
juga mampu memenuhi pasar luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Jepang,
Korea, dan Ukraina.
Sedangkan Hasanuddin
Ibrahim, Dirjen Hortikultura sekaligus ketua pelaksana PF2N 2012 melaporkan
bahwa PF2N 2012 ini adalah pelaksanaan kelima yang sebelumnya diselenggarakan
di kota Tomohon, Batam, Tangerang, dan Denpasar. Untuk pelaksanaan PF2N 2013
akan diselenggarakan di kota Jogjakarta. Kegiatan PF2N 2012 tidak hanya
memamerkan produk hortikultura, kegiatan pendukung seperti pameran dan bursa
hortikultura, jambore varietas sayur dan buah-buahan, aneka lomba dan kursus
terkait produk hortikultura, workshop dan seminar agribisnis working group
antara Indonesia dengan Singapura, parade mobil hias, pelepasan ekspor buah-buhan
dan sayur ke Singapura, kontak bisnis antar pelaku usaha dari berbagai daerah
dan luar negeri, agrowisata ke tanah Simalem yang mengembangkan produk
hortikultura organik, serta berbagai hiburan rakyat.
Peserta aktif pameran
PF2N 2012 terdiri dari pelaku usaha dan produsen hortikultura, pengusaha benih,
pupuk, dan pestisida, serta sarana prasarana perbenihan, penyedia jasa
hortikultura, instansi pemerintah dari mulai tingkat pusat, propinsi, kabupaten
dan kota, termasuk juga lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Jumlah stand
yang disediakan panita berjumlah 108. Diharapkan selama pelaksanaan PF2N 2012
yang akan ditutup pada tanggal 24 Juni 2012, akan dihadiri 50 ribu pengunjung.
Dalam kunjungannya,
Suswono didampingi oleh Walikota Medan, Rahudman Harahap, Kepala Dinas
Pertanian Sumatera Utara, HM Roem, Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara
Gatot Pujo Nugroho. Turut dalam rombongan, antara lain Wakil Gubernur DIY,
Pakualaman IX, Dirjen Hortikultura, Hasanuddin Ibrahim, Staf Khusus Menteri
Bidang Efesiensi Pembangunan Pertanian dan Hasim Danuri, dan Wakil Menteri
Pertanian, Rusman Heriwan.
Pada kesempatan itu
juga, Suswono mengajak seluruh stakeholder hortikultura dapat meningkatkan
kerjasama dan keterpaduan antar petani, gapoktan, swasta, masyarakat dan pelaku
usaha lainnya secara bersama-sama untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan PF2N
2012, yaitu mewujudkan “Hortikultura Inovatif dan Kreatif Menuju Hidup Sehat
dalam Lingkungan Lestari”.
Di akhir pembukaan PF2N 2012, sejumlah Gapoktan melakukan
penandatanganan MOU dengan Asosiasi Ekspor Sayur Buah Indonesia (AESBI) yang
akan mengekspor lobak dan pisang ke Singapura. Sumber
Berita : Tim Media Deptan (Update Tanggal :
21-Jun-2012, 09:38:14)

0 komentar:
Posting Komentar